Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

then I met you

Hampir 2 bulan kita ngga bertegur sapa, aku udah sampai ngerasain sesak di dada karena ga dapet satu patah kata pun dari kamu. Aku selalu percaya kalau kamu pun rasain yang sama kaya aku, ngga gampang buat sendiri lagi tanpa ada satu sama lain. Akhirnya hari kamis kemarin kamu menyapa aku lagi. Kita berbicara dari hati ke hati, meluapkan segala emosi dan perasaan yang ada dan tersimpan. Akhirnya aku tau alasan kamu, setidaknya itu yang aku cari selama ini. Aku tau kamu sayang sama aku, dan sebaliknya. Tapi itu belum cukup untuk mendeklarasikan aku dan kamu menjadi kita. Kamu seneng aku ada di samping kamu dan sebaliknya aku pun seneng ada kamu di sisi aku. Aku bisa curhat ke kamu, tentang hari aku yang bahagia dan sedih. Kita bisa ngobrol banyak hal walaupun kadang belum ada ujungnya, kita tumbuh bareng menjadi insan yang lebih bijaksana dan dewasa dari hari sebelumnya. Itu yang aku cari, tumbuh bersama. Bukan sekadar materi, ataupun kepuasan fisik belaka. " nobody knows what the ...

same shit everyday

i thought i can through this easily, but damn it took a toll on me. I'm struggling every single day, I thought I was strong enough. I tried to reach out some guys, talking to them. But it's not you, it's different. I missed you a lot. Dude how have you been? What's into you been posting many instastory? Are you trying to get someone's attention? I missed you every now and then, such a shame I didn't get to know you more, laughing with you together, eating a lot of foods, drenched in rain together after a motorbike ride around city. Hugging you tightly because you and me need to go back home, kissed you with such love. I missed you a lot. 2021 will be better for you and me right? Either we get back together or not.

i'm on a pit, and i'm still falling

 ini, ini adalah definisi ghosting yang sesungguhnya. Aku ga pernah kepikiran bakal dapet ini dari kamu, aku yang dari dulu sudah mengantisipasi semua hal buruk yang mungkin terjadi tetap saja jatuh. i'm on a pit and i'm still falling. benar-benar tidak ada satu kata pun keluar dari bibir kamu, kenapa semua ini bisa terjadi. sudah satu setengah bulan kamu mengabaikan aku, tanpa ada penjelasan mengapa. your stone head, sticking with so called logical reason of yours. 'jangan pernah berharap, aku gapernah ngejanjiin apapun' fuck that dude. we talk every single day, we flirts. what do you expect?  i really couldn't go on, i'm lost.

december

  "deep inside me I can be the one, I'll never let you fall, I'll stand up with you forever, I'll be there for you through it all, even if saving you sends me to heaven" suara kamu, menyanyikan lagu itu terngiang-ngiang di kepala aku. tak pernah tersadar kalau lirik nya semanis itu. tengah malam di bulan agustus kamu tiba-tiba mengirimkan vn menyayikan lagu itu. pesan mu di tengah malam, pagi hari, aku kangen banget. sapaan kamu. suara kamu. kamu yang nyebelin, aku kangen. tapi aku ingat lagi, bahkan saat ada di posisi itu aku pun bingung dan merasa sedang bermain api. sekarang aku udah terkena getahnya dari bermain api. aku belum sempat banyak bercerita, karena aku ga mau bikin kamu pusing disana.  Aku ingin cerita kenapa aku bisa dapet kerjaann yang sekarang, aku ngga lolos tes bi, cerita film yang aku suka, cerita temen aku nikah dan ketemu suaminya di tinder. Tapi sebelum aku bisa cerita semua itu, kamu pergi.  Aku rindu, tapi aku tau memang semuanya harus sud...

bingung

Ga nyangka semua ketakutan aku terjadi, aku kira semuanya hanya overthinking aja. Entah kamu sengaja menghilang untuk seterusnya atau kamu memang ngga mau di ganggu dulu, kadang aku merasa udah kenal kamu banget tapi nyatanya aku belum kenal kamu sama sekali.  those missed call, those unread message kamu kenapa? itu pertanyaan aku yang terus-menerus aku lontarkan, kita gaada masalah sebelumnya saat kamu hilang sinyal. Tapi kenapa udah hampir 3 minggu kita ga komunikasi, tapi saat kamu online whatsapp gaada kata-kata sapaan lagi? kamu bener-bener keterlaluan, entah apa yang ada di benak kamu. Kamu suka ngambek kalau aku online dan gabales whatsapp, sekarang liat diri kamu sendiri. Berminggu-minggu kamu biarin aku sendiri ada di lautan pertanyaan ini, kamu bener-bener tega.  Apapun alesan kamu nantinya kalau kamu bales pesan aku, gaakan aku tolerir apapun itu.  Kita chat bukan cuma sebulan-dua bulan, kita chat melewati banyak cerita dan lara. Segampang ini kamu ilang, semud...

kangen

Hai beb, lagi apa? masih ngga bisa tidur cepet juga? kan aku udah bilang jangan di makan lagi obatnya, kamu mah bandel. Cape ngga hari ini kerjanya? semoga kamu sehat-sehat ya disana, aku udah berhari-hari rungsing banget gara-gara kangen sama kamu. Kamu waktu itu bilang, pulang nya minggu awal november tapi gatau deh kamu mah kan suka gitu kalo ngomong tuh becanda mulu. Sekarang aku mau nanya gimana coba? nanya ibu? mana aku tau nomor ibu :( beb, aku rasa aku gabisa tanpa kamu.. aku gatau rasa kamu gimana ke aku, tapi aku butuh kamu di hidup aku, atleast sampai kita menyamakan persepsi kita tentang hubungan ini.  Kenapa sih beb serumit ini hubungan kita? aku gaberani nanya kamu pas kamu masih di riung, karena aku tau banyak hal yang kamu pikirin selain aku. Sekarang kamu udah lumayan settle, malah gaada sinyal untuk kita komunikasi. Kenapa sih harus sesusah ini? kenapa kita gabisa lurus-lurus aja? Kenapa kita ngga bilang, aku suka kamu, kamu suka aku, dan aku sama kamu jadi kita? ...

lagi apa disana?

hai, aku gatau harus gimana lagi biar ga kangen sama kamu, aku gatau harus gimana lagi biar perasaan ingin meluk kamu ilang. Dari tadi malem aku gundah banget, kangen sama kamu. Aku gapernah nyangka bakal punya hubungan seaneh ini yang ga bisa dingertiin sama orang lain. Aku gapernah nyangka juga bakal ngerasain yang namanya long distance relationship  yang sesulit ini dan menguras pikiran juga perasaan. Aku juga gapernah nyangka, kalau aku bakal sesayang ini sama kamu. Kata-kata sayang yang selalu aku lontarkan itu, penuh makna dan ga seenaknya aku lontarkan gitu aja. Kamu ada disana, waktu aku jatuh, waktu aku bingung harus ngobrol sama siapa, kamu ada disana waktu aku butuh pelukan, walau pelukan itu hanya sebatas kata-kata yang hangat. Kadang aku sedih, saat aku jatuh kamu ada di waktu itu, tapi pas aku senang kamu belum mau untuk ada di samping aku. Tapi mungkin belum waktunya?  Semua hal yang udah aku lewatin dari masa pandemi, kamu selalu ada disana. Mungkin kata-kata "...

untuk sahabatku

 hai Kania,  Gapernah nyangka ternyata kamu yang pertama akan melepas status lajang, memang kita tahu dari dulu kamu yang paling mahir mengarungi perjalanan cinta. Dari jaman smp aku udah tau rasanya jadi kambing conge karena kamu betah banget sama mantan kamu itu yang pake ninja. Waktu smp rasanya kamu kecil banget, tapi kalo diinget lagi kamu udah ngerasain perasaan yang orang dewasa alamin, makanya kamu dewasa duluan daripada aku hihi.  Kalo aku balik lagi ke 2010 terus bilang ke diri aku versi 12 tahun, kalau aku bakal temenan sama kamu sampe lama banget, pasti aku gabakal percaya. Aku bener-bener liat kamu tumbuh dari kania kecil yang dianter jemput sama demen, dan sampai kania yang udah tumbuh dewasa sebagai wanita karir.  Makasih udah mau jadi temen aku, makasih udah selalu mau ceritain tentang kehidupan kamu, walau sering kali aku cuma bisa jadi pendengar kamu aja. Aku seneng bisa jadi temen nya Kania, Gilang, Cia, Nadila, dan Shiila. Entah berapa ratus kali ...

it ended eventually

 Halo selamat pagi, tadi malam aku bermimpi tentang kamu. Memang aku belum cukup hapal mukamu dan cara bicaramu jadi seolah kamu yang ada di mimpiku itu hanya khayal ku saja. Sudah hampir 2 minggu kita tidak bertegur sapa, kamu terakhir tidak membaca chat aku entah kenapa. Tapi aku mencoba menerima dan mengerti keadaan yang ada sekarang, aku tahu sedang berhadapan dengan manusia yang sangat logis dan sederhana. Jadi harus aku maklumi, kamu dan aku berakhir hanya seperti ini. Seakan bagi kamu 5 bulan yang kemarin bukanlah apa-apa. Aku selalu menggangap kamu mau berbincang dengan aku karena memang kamu banyak waktu luang saja, bisa terbukti kan saat kamu sedang bersama teman-teman mu? dan kamu belum mau membagi cerita hidup kamu, hanya sebatas kehidupan sehari-hari saja. Kamu berubah, aku sangat bisa merasakan itu. Aku harus berusaha kuat untuk selalu terhubung setiap harinya, entah apa yang sedang kamu hadapi. Kamu mengharap aku mengerti keadaan kamu, tapi kamupun ngga pernah bercer...

pasrah aja

 Aku masih inget, waktu psbb bandung sangat ketat saat bulan puasa. Aku hampir menangis setiap hari, waktu itu keadaan sangatlah sulit. Aku masih harus mengerjakan skripsiku di tengah pandemi, mencari inspirasi di kamar ku yang kecil dan sumpek. Kondisi dirumahku yang jarang sekali bisa damai, terlebih lagi aku tidak bisa bertemu teman-temanku untuk berdiskusi. Atau sekadar ke coffeshop pun tidak bisa. Tapi ada seseorang yang seakan menjadi obat di bulan itu. Ia tidak pernah lelah menanyakan keadaanku setiap harinya, kami selalu berbincang-bincang setelah sahur, and it was memorable.   Aku seperti diberi berkah yang amat besar bulan itu, dia datang benar-benar di waktu yang paling tepat. Akupun tidak tahu apa yang akan terjadi padaku dan skripsiku bila tidak ada dia. Bagaimana perasaan nya padaku, aku pun tak tahu. Tapi yang terpenting ia sudah menemaniku dimasa sulit itu sampai dengan aku akhirnya lulus menjadi sarjana. Alhamdulillah minggu kemarin aku sudah berterimakasih pa...

blessed

Hai, surat ini ditujukkan untuk orang yang senantiasa ada di hari-hari aku. Orang yang kadang bikin aku kesel dan kadang bikin aku senyum-senyum gajelas, dia juga suka nyayiin aku dengan gitarnya. Sudah 3 bulan lamannya kita bertukar cerita setiap hari, aku ga nyangka kita bisa sejauh ini. Besok kita udah masuk bulan ke 4, gakerasa ya? meskipun aku sama kamu belum pernah ketemu, tapi aku udah ngerasa nyaman sama kamu. Pandemi ini adalah blessing in disguise, kalo gaada pandemi ini aku gabakal gabut swipe tinder dan match sama kamu. Makasih udah selalu nyemangatin aku saat aku ngerjain skripsi, makasih udah mau selalu tau aku lagi apa, aku lagi dimana. Makasih selalu ngingetin aku buat sholat, makan, dan hal-hal yang lainnya. Makasih udah nemenin aku di tengah malam yang sepi saat semuanya udah tidur, tapi kamu ada disini sama aku meskipun lewat jendela chat di whatsapp. Aku gatau rasa kamu gimana ke aku, tapi buat aku kamu sangat berharga. Terimakasih udah nemuin aku, terimakasih udah ...

lagi dan lagi

gatau kapan aku bakalan berdamai sama diri sendiri, bakal hidup tenang gausah khawatir sama masa depan yang masih dirahasiakan. entah kapan aku bakal punya hati yang tenang gausah ada pengharapan apapun sama manusia, entah kenapa semua ini selalu terasa ganjil apabila tidak direncanakan secara jelas. sayang, aku tak bisa merencanakan sebuah hubungan, karena itu membutuhkan dua pihak untuk bertaut untuk saling membutuhkan. entah sampai kapan hanya aku yang selalu membutuhkan orang yang datang padaku, yang pada akhirnya mereka selalu meninggalkan jejak dan tak kembali. aku begitu takut sampai aku harus mencurahkan hatiku disini, aku tidak tenang bila suatu hal tidak jelas, tapi memang perasaan itu tidak pernah bisa jelas. apa yang harus kulakukan ? aku pun tak tahu melanjutkan bermain api dan beresiko tinggi patah hati, atau mundur sekarang dan menyesali nya di kemudian hari karena tidak berjuang sampai maksimal. ribet.

quarantine and staying sane

sudah hampir 2 bulan lebih aku diam dirumah, sudah hampir 1 bulan aku mengerjakan bab 3 yang tidak kunjung selesai, beribu-ribu kali aku urungkan niatku untuk pergi ke rumah kakek ku. Entah sudah berapa pesanan shopee yang sampai kerumahku. Hampir satu bulan yang lalu aku bercerita disini, aku menyesali perbuatan ku yang terlalu terburu-buru, tapi sekarang aku sudah ikhlas dan tetap berdoa untuk yang terbaik. Kemarin-kemarin dia membalas story ku di ig, tapi tetap saja dia membalas karena ada teman dekatku yang kuceritakan sebelumnya di story itu.. aneh nya aku biasa saja, tapi aku tetap megharapkan untuk bisa dekat dengan nya. mengerjakan skripsi hanya dirumah memang tantangan tersendiri, bagaimana mengatur waktu dan mood yang sesuai. Tak jarang seseorang harus pergi ke suatu tempat untuk mendapatkan suasana dan ide yang baru, tapi apa daya ? aku hanya bisa diam dirumah ku kamar-teras-tempat jemuran. Sudah lama aku bermain tin*er, semenjak hatiku patah sepatah-patah nya. Entah sudah...

penyesalan datang di akhir

aku baru saja menyadari bahwa aku menyia-nyiakan kesempatanku karena aku terlalu terburu-buru, memang benar " wise man says only fools rushing"  aku terlalu terburu-buru karena perasaan ku yang menggebu-gebu.  Ada seorang yang aku suka, rumahnya dekat dengan rumahku. Dia dulu pernah dekat dengan temanku cukup lama, dan sekarang sudah tidak lagi. Aku match dengan nya di tin*er, aku terlalu bersemangat sehingga aku bilang kepada temanku aku match dengan teman dekatnya dulu. Dia tidak masalah dengan itu, karena memang mereka hanya sebatas teman. Dan aku pun tidak masalah dekat dengan seseorang yang pernah dekat dengan temanku. Dari sini kesalahannya di mulai. Kami bercakap-cakap di aplikasi dating itu selama kurang lebih satu bulan, tapi dia membalasku tiga hari sekali. Aneh bukan ? seperti dia tidak berniat untuk mencari pacar di app itu. Jujur aku berharap banyak, karena kriteria ku benar-benar pas dengan dia. Aku inginkan seseorang yang lebih tua dari aku, kalo bisa baru...

aneh

lagu pam yang monolog entah kenapa sedih banget di telinga, meskipun ngga relate sama liriknya. Udah 6 bulan semenjak aku ngga bertegur sapa lagi sama dia, selama 6 bulan ini aku bener-bener berusaha buat bangkit lagi, bangkit jadi aku yang lebih baik dari sebelumnya. Masih teringat sedikit-sedikit tentang memori itu, kalau lewat jalan riau, kalau ke xxi di bip, kalo liat mobil navara yang warna item. Engga mudah untuk melupakan semuanya, setiap harinya aku cuma bersyukur bahwa aku dikasih kesempatan sama tuhan buat ngerasain sebahagia itu. Aku juga tau fakta bahwa dia ngga ngerasain yang sama, rasa ekstasi yang aku rasain kalo lagi sama dia, kalo aku lagi bareng dia, dia ngga ngerasain itu semua. Buat dia dua bulan itu hanyalah bulan-bulan biasa, tapi untuk aku dua bulan itu bisa ngejungkir balikkin dunia aku. Aku pun kaget perasaan seorang manusia bisa berefek yang sangat luar biasa kepada kehidupan sehari-harinya. Terkadang masih suka berkhayal, kalo aja kamu ngerasain yang s...

words I want to say to you

masih tentang masden, masih dirundung pilu walau harus tetap maju menjalani hidup seperti biasa tanpa dia. September 2019 bisa dibilang sebagai bulan terindah yang pernah aku alamin, aku bisa ngobrol tiap hari sama orang yang aku sayang, aku bisa tau dia dimana kabarnya gimana, aku bisa ketemu sama dia. September 2019 adalah bulan pertama semester 7, banyak rencana yang aku buat. Salah satunya adalah daftar beasiswa dan daftar jadi aslab, dua-duanya aku lakukan dalam sehari yaitu waktu 30 September 2019 dan itu juga hari terakhir aku ketemu dia. Aku inget aku bilang kedia aku dikampus dari dzuhur masukin berkas beasiswa sama berkas jadi aslab, aku bilang pas kita ada di stopan riau. Aku inget juga cerita tentang TU fakultas yg bangsat bercandain aku pas aku lagi cape. Aku gainget ekspresinya kaya gimana, secara aku ga pinter nginget muka orang dan nangkep ekspresinya. Semua pengharapan aku yang akang tau saat itu, aku dapet semua. Aku dapet beasiswa bi, aku dapet jadi aslab akuntansi....

breaking down

hey, I just found out you already have someone beside you, tears just fell down to my cheek without my permission, being replaced is the most suck thing I've to dealt with, that seat in your double decker car, the question you always asked me, are you asking it to her ? how's your day ? are you home yet ? what are you going to do today ? are you asking the same question ? I told you the story about me about half of my life I thought I was special, when I am not kang dendy, aku berharap akang selalu bahagia. bahagia sama pilihan akang, semoga sehat selalu dan semua mimpi yang ingin diraih tergapai, belum, akang dan aku belum bisa ditakdirkan untuk bersama. bahagia ya kang, ga pernah kebayang sesakit ini tapi aku harus ngelewatin ini semua..

Jogjakarta 2020

This is a story I wrote for english practice test on Intermediate level B1.4 in TBI, the machine said I am eligible to go to Upper Intermediate B2 yeay!• A month ago I went to Jogjakarta with my friends and my lecturer. Because I took sharia tourism subject on my 4th year at University, for that reason we need to go for field trip. My friends and I chose Jogjakarta as a destination for field trip. And we need to write a report after the field trip in order to pass the subject. I was excited because I have been to Jogja just once when I was in middle school. It was 3 days and 2 night trip, which seems pretty long. We went there by bus, which took us a long ride. I hated it because it made my legs cramped. First we went to Merapi, we rode Jeep and it was my first time! We went to merapi museum, we saw a lot of stuff left behind by the owner because it got burned by the lava from Merapi. After that we went to the river by Jeep, it was amazing because the road was bumpy and we tr...

cape

hallo selamat bulan februari semuanya, apa kabar ? besok udah hari valentine aja ya, seperti biasa aku gapunya orang yang bisa aku kasih coklat di hari itu. Hari senin besok aku mau daftar sidang usulan proposal, degdegan banget serius deh... kenapa aku judulin post ini cape ? aku udah cape banget keingetan dia terus, selama hampir 5 bulan dari bulan oktober awal itu gaada sehari pun kelewat aku mikirin dia. Aku sedih banget karena aku masih ingin ada dia disamping aku, tapi dia ngga mengharapkan yang sama. Aku sering mikir, maupun dia lagi ada di bandung atau ngga, bener-bener ngga ngaruh apapun. Tau kan judul lagu ran yang dekat di hati ? lirik nya ada yang kaya gini "jauh di mata namun dekat di hati", kalo aku kebalikannya "jauh di hati namun dekat di mata" mau dia ada di bandung mau ngga, dia tetep aja ngga ada kemauan buat ketemu aku lagi. Mungkin sama kaya apa yang lagi aku rasain sekarang, ga pengen orang ini yang dateng tiba-tiba ada di kehidupan aku. Tapi...

hello new decade

Hai! selamat tahun baru, selamat 2020. Tahun 2018 dan 2019 sangat sulit untuk aku lewati. Semoga tahun ini baik-baik saja ya ? Tahun ini mungkin ada banyak loncatan yang aku harus lewati, entah itu ke tempat yang lebih tinggi atau lebih rendah. Tahun ini aku akan wisuda, tentu jika aku menyelesaikan skripsi ku! haha tahun ini mungkin aku akan bekerja, tak tahu dimana. Sungguh tak ada bayangan sedikit pun.. Besok adalah hari dimana tes toefl ke empatku dilaksanakan, capek banget serius deh! empat kali toefl berasa pengen muntah aja gitu.. kebetulan yang bekerja sama dengan uni aku itu tempat les ku sendiri, tapi tetep aja gaada korelasinya! tetep harus belajar lagi. Aku bener-bener harus belajar lagi karena aku pengen nembus 550, kemarin dapet 539 coyyy dikit lagi tapi susah banget. Soalnya kan 550 itu batas kalo pengen keluar negeri hehe (amin) oh iya sudah 4 bulan lamanya ku jalani hidup ini tanpa si dia. Iya betul si dia yang menjadi alasan dari pos-pos ku sebelum ini. K...