Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

then I met you

Hampir 2 bulan kita ngga bertegur sapa, aku udah sampai ngerasain sesak di dada karena ga dapet satu patah kata pun dari kamu. Aku selalu percaya kalau kamu pun rasain yang sama kaya aku, ngga gampang buat sendiri lagi tanpa ada satu sama lain. Akhirnya hari kamis kemarin kamu menyapa aku lagi. Kita berbicara dari hati ke hati, meluapkan segala emosi dan perasaan yang ada dan tersimpan. Akhirnya aku tau alasan kamu, setidaknya itu yang aku cari selama ini. Aku tau kamu sayang sama aku, dan sebaliknya. Tapi itu belum cukup untuk mendeklarasikan aku dan kamu menjadi kita. Kamu seneng aku ada di samping kamu dan sebaliknya aku pun seneng ada kamu di sisi aku. Aku bisa curhat ke kamu, tentang hari aku yang bahagia dan sedih. Kita bisa ngobrol banyak hal walaupun kadang belum ada ujungnya, kita tumbuh bareng menjadi insan yang lebih bijaksana dan dewasa dari hari sebelumnya. Itu yang aku cari, tumbuh bersama. Bukan sekadar materi, ataupun kepuasan fisik belaka. " nobody knows what the ...

same shit everyday

i thought i can through this easily, but damn it took a toll on me. I'm struggling every single day, I thought I was strong enough. I tried to reach out some guys, talking to them. But it's not you, it's different. I missed you a lot. Dude how have you been? What's into you been posting many instastory? Are you trying to get someone's attention? I missed you every now and then, such a shame I didn't get to know you more, laughing with you together, eating a lot of foods, drenched in rain together after a motorbike ride around city. Hugging you tightly because you and me need to go back home, kissed you with such love. I missed you a lot. 2021 will be better for you and me right? Either we get back together or not.

i'm on a pit, and i'm still falling

 ini, ini adalah definisi ghosting yang sesungguhnya. Aku ga pernah kepikiran bakal dapet ini dari kamu, aku yang dari dulu sudah mengantisipasi semua hal buruk yang mungkin terjadi tetap saja jatuh. i'm on a pit and i'm still falling. benar-benar tidak ada satu kata pun keluar dari bibir kamu, kenapa semua ini bisa terjadi. sudah satu setengah bulan kamu mengabaikan aku, tanpa ada penjelasan mengapa. your stone head, sticking with so called logical reason of yours. 'jangan pernah berharap, aku gapernah ngejanjiin apapun' fuck that dude. we talk every single day, we flirts. what do you expect?  i really couldn't go on, i'm lost.

december

  "deep inside me I can be the one, I'll never let you fall, I'll stand up with you forever, I'll be there for you through it all, even if saving you sends me to heaven" suara kamu, menyanyikan lagu itu terngiang-ngiang di kepala aku. tak pernah tersadar kalau lirik nya semanis itu. tengah malam di bulan agustus kamu tiba-tiba mengirimkan vn menyayikan lagu itu. pesan mu di tengah malam, pagi hari, aku kangen banget. sapaan kamu. suara kamu. kamu yang nyebelin, aku kangen. tapi aku ingat lagi, bahkan saat ada di posisi itu aku pun bingung dan merasa sedang bermain api. sekarang aku udah terkena getahnya dari bermain api. aku belum sempat banyak bercerita, karena aku ga mau bikin kamu pusing disana.  Aku ingin cerita kenapa aku bisa dapet kerjaann yang sekarang, aku ngga lolos tes bi, cerita film yang aku suka, cerita temen aku nikah dan ketemu suaminya di tinder. Tapi sebelum aku bisa cerita semua itu, kamu pergi.  Aku rindu, tapi aku tau memang semuanya harus sud...