then I met you

Hampir 2 bulan kita ngga bertegur sapa, aku udah sampai ngerasain sesak di dada karena ga dapet satu patah kata pun dari kamu. Aku selalu percaya kalau kamu pun rasain yang sama kaya aku, ngga gampang buat sendiri lagi tanpa ada satu sama lain. Akhirnya hari kamis kemarin kamu menyapa aku lagi. Kita berbicara dari hati ke hati, meluapkan segala emosi dan perasaan yang ada dan tersimpan. Akhirnya aku tau alasan kamu, setidaknya itu yang aku cari selama ini. Aku tau kamu sayang sama aku, dan sebaliknya. Tapi itu belum cukup untuk mendeklarasikan aku dan kamu menjadi kita. Kamu seneng aku ada di samping kamu dan sebaliknya aku pun seneng ada kamu di sisi aku. Aku bisa curhat ke kamu, tentang hari aku yang bahagia dan sedih. Kita bisa ngobrol banyak hal walaupun kadang belum ada ujungnya, kita tumbuh bareng menjadi insan yang lebih bijaksana dan dewasa dari hari sebelumnya. Itu yang aku cari, tumbuh bersama. Bukan sekadar materi, ataupun kepuasan fisik belaka. "nobody knows what the future holds" kata-kata itu yang buat kita yakin buat sama-sama lagi, saat ini memang belum tepat untuk bersama secara status, tapi mungkin di masa depan di waktu yang lebih baik kita akan bersama.
yang aku tahu, saat aku ketemu kamu kemarin sebenernya aku ingin banget buat peluk kamu. Rasain hangatnya tubuh orang yang selalu aku kangenin dan cari keberadaan nya. Tapi lagi-lagi aku harus tahan diri dan sabar, waktunya belum tepat.

aku sayang kamu, rikh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hello 2021

Message From The Future

same shit everyday