it ended eventually
Halo selamat pagi, tadi malam aku bermimpi tentang kamu. Memang aku belum cukup hapal mukamu dan cara bicaramu jadi seolah kamu yang ada di mimpiku itu hanya khayal ku saja. Sudah hampir 2 minggu kita tidak bertegur sapa, kamu terakhir tidak membaca chat aku entah kenapa. Tapi aku mencoba menerima dan mengerti keadaan yang ada sekarang, aku tahu sedang berhadapan dengan manusia yang sangat logis dan sederhana. Jadi harus aku maklumi, kamu dan aku berakhir hanya seperti ini. Seakan bagi kamu 5 bulan yang kemarin bukanlah apa-apa.
Aku selalu menggangap kamu mau berbincang dengan aku karena memang kamu banyak waktu luang saja, bisa terbukti kan saat kamu sedang bersama teman-teman mu? dan kamu belum mau membagi cerita hidup kamu, hanya sebatas kehidupan sehari-hari saja. Kamu berubah, aku sangat bisa merasakan itu. Aku harus berusaha kuat untuk selalu terhubung setiap harinya, entah apa yang sedang kamu hadapi. Kamu mengharap aku mengerti keadaan kamu, tapi kamupun ngga pernah bercerita mengapa. Jadi bagaimana bisa aku mengerti kamu dan bertahan?
Selama 5 bulan kemarin, aku sudah bisa membaca karakter kamu. Makanya pada awal pesan terakhir yang aku kirim, aku bilang "Aku gatau kamu bakal baca ini apa ngga" dan terbukti kan kamu sama sekali ngga membacanya? Aku gapernah tau selama ini kamu emang sayang sama aku atau aku hanya teman yang sebatas menemani kamu saja. Aku gapernah tau apakah aku ada di rencana masa depan kamu, tapi kelihatannya aku sih gaada.
Aku ngerti kenapa kamu ga baca pesan aku, karena pointless bukan? seperti yang sering kamu bilang, buat apa? buat apa kalo akhirnya seperti a, b, c. Kamu ngerti kenapa aku ga bisa stay, dan kamu juga tau kamu gabisa rubah sikap kamu yang ditunjukkin kemarin-kemarin. Jadi buat apa berdebat? toh gaada muara dan ujungnya kan?
Terakhir aku cuma mau bilang, aku sayang sama kamu. Aku berterimakasih atas semua waktu yang udah kamu luangkan untuk sekadar ngobrol sama aku. Aku gapernah liat fisik kamu, kecuali kamu yang tinggi itu karena aku suka. Aku suka kamu yang apa adanya, kamu yang pinter, kamu yang logis. Kamu yang selalu ikutin alur becandaan aku, kamu yang selalu mau jawab pertanyaan bodoh aku. Kamu anaknya ga macem-macem, saking ga macem-macem nya mungkin aku cape ya riq? haha. Lagu yang kamu nyanyiin selalu aku puter kalau aku kangen kamu, atau pas sekadar aku ingin tenang dan tidur. Hadir mu sangat berharga ku ingin engkau tahu, aku sayang kamu.
I will never know, if you love me, or my company?
But I don't mind 'cause I ain't trying to be the one been through this a thousand times
I don't need to take your heart, you keep yours, I'll keep mine
I know, we both better so, we both better go
I don't need a reason to keep on dreaming, that we don't lose, so what the use?
So I'll go, I'm gonna let you go, let you go
Komentar
Posting Komentar