bertemu di tengah

Halo untuk kamu yang bilang padaku bahwa arini di film love for sale itu jahat, dan arini membuat mu sakit hati. Tak sadarkah kamu melakukan hal yang sama dengan yang arini lakukan kepada richard? Ah sudahlah. 

Aku hanya ingin bercerita tentang hari ini, aku membaca jurnal untuk menjawab pertanyaanku di otak ini untuk bahan skripsiku. Hari ini jam 3:45 sore aku belajar di ruang 310b mata kuliah metode penelitian, dosen ku bertanya tentang bahasan skripsi pada kami. Lalu aku jabarkan masalah penelitian ku tentang kebijakan moneter terhadap return saham. Tetapi saat ia bertanya lagi tentang fenomenanya aku tidak bisa jawab, apalagi saat dosenku bertanya mengenai apa korelasi nya dengan islam ? aku jawab bahwa aku akan mengambil sample JII. Dosenku hanya tersenyum, dan aku sadar ilmu ku dan alasan ku belum kuat untuk membahas topik itu.

Di sela-sela membaca jurnal di perpustakaan dengan secangkir kopi gratis, bayang tentangmu selalu mondar-mandir di pikiranku. Begitu pula saat aku belajar dikelas, aku bertanya-tanya apakah kamu akan menyapa ku lagi di ruang chat ? atau kamu akan mengajakku menonton film sequel kesukaanmu di tanggal 31 nanti ? Harap ini sungguh mengangguku. 

Saat aku punya masalah, aku selalu bercerita pada semua temanku, untuk sekadar meringankan beban ini. Aku tadi berbincang dengan dilla tentang kamu, dilla bilang tunggu saja jangan cemas. Lalu ia bilang, tidak semua orang perangainya sama dengan kita, apalagi asumsi seorang perempuan dan laki-laki bisa berbeda tentang suatu hal. Dilla bilang mungkin kamu sedang mempunyai masalah yang tidak bisa kamu jelaskan kepadaku. Dilla juga bilang tidak semua orang suka berkomunikasi lewat dunia maya, mungkin kamu lebih suka berbincang di dunia nyata, katanya. Perkataan Dilla sungguh banyak membuatku lebih tenang dari kemarin. 

Dari dulu aku senang berkhayal jika suatu saat nanti aku punya seseorang yang isitimewa, saat hari-hari ku diisi dengan chat dari kamu banyak yang ingin aku lakukan dan berikan kepadamu. Aku ingin memberi mu sunscreen! aneh bukan ? terakhir kita bertemu aku berkata itu padamu. Karena kota tempatmu tinggal sangat panas, maka dari itu aku ingin memberi mu sunscreen. Aku juga ingin memberi mu hoodie, karena kamu terlihat sangat tampan saat memakainya. Entah mengapa tapi aku ingin pakai sheetmask bersamamu, bukankah itu akan sangat menyenangkan ? Aku juga ingin memujimu mengenai hasil akhir mu saat wisuda, aku tidak tahu hasil akhir mu itu luar biasa untuk sarjana psikologi.

Banyak yang aku ingin sampaikan untukmu, banyak juga yang aku ingin beri. Semoga Tuhan masih memberi kesempatan untuk kita untuk bersama.

Tak tergantikan, walau kita tak lagi saling menyapa... Masih banyak yang belum sempat aku katakan padamu, masih banyak yang belum sempat aku sampaikan padamu..

mencinta tanpa tahu akibatnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hello 2021

Message From The Future

same shit everyday