anak cungkring tetangga sebelah
Kira-kira sudah tiga bulan lamanya seseorang ini mengisi hari-hari ku tanpa ada sosok yang hadir di hadapan ku, dia hanya sebatas imaji dan pikiran. Terbelenggu dalam otakku dan sangat sulit untuk keluar. Sudah beberapa post di blog ku ini mengenainya, memang cinta itu inspirasi dari segala inspirasi. Haha apalah itu cinta, seonggok hal yang bisa membuat manusia hilang akal.
Aku menyelesaikan semester enam ku dengan indahnya, nilai toefl ku ditarik oleh dosen tetapi still manage to get an A, dan hanya aku yang mendapat A (katanya). Januari lalu ada seorang bangsat yang membelenggu otakku saat UAS semester 5, dan aku sangat menyesal karenanya. Dan kali ini UAS semester enam pikiranku dibelenggu oleh seseorang yang bahkan tidak pernah berbicara dengan ku sama sekali. Sungguh aku sangat lelah dengan pikiran ku sendiri, karena aku selalu tidak bisa berbuat apa-apa tentang perasaan ku ini. Gengsi untuk memulai duluan, takut akan respon yang di dapat. Dan takut pada kenyataan apabila dia sudah mempunyai kekasih.
Tiga minggu lalu aku melihat sesosok wanita pada display picture line nya, tak tahu menahu itu siapa tetapi berhasil membuatku menitihkan air mata. Saking lelahnya aku memikirkan dia dan dibuat kecewa dengan keadaan ini. Memang dia mengganti fotonya lagi selang tiga hari setelahnya, aku harap foto itu hanya dibajak, Aamiin.
Terakhir aku melihatnya adalah 21 April 2019 di depan aula, mata kami bertemu hanya sepersekian detik. Payah ya aku, sama sekali tidak bisa menyapa karena terhalang gengsi. Intinya sih aku belum kenal dengannya, makanya aku tak berani menyapa atau sekadar tersenyum padanya. Minggu-minggu selanjutnya aku selalu berusaha mencari nya di kampus, tapi sayang tak pernah bertemu.
Aku selalu menunggu kehadiran instastory nya, selalu ada endorphin yang aku lepaskan saat aku melihat sosoknya di sana. Aku tahu kagum ku hanya bisa kusalurkan lewat layar smartphone, tapi apa daya ? tak bisa ada yang ku lakukan selain berdoa dan stalking.
Tadi malam mungkin menjadi salah satu malam terindah dalam kehidupan 20 tahun ku ini, karena ia mengupload dirinya menyanyikan dua buah lagu. Aku selalu senang dikala dia memposting dirinya berman gitar dan menyayi, aku seperti mendapat sebuah jackpot malam kemarin. Sangking senangnya aku membuat screen-record, agar aku bisa men- cherish momen itu. Ia jarang sekali membuat snapgram, maka dari itu aku tak mau membuang-buang kesempatan. Sungguh, aku tak tahu sama sekali lagunya. Bermodalkan kuping ku yang peka terhadap bahasa asing, aku mengetik lirik lagunya di google, dan yap aku mendapatkannya. Seperti biasa lagunya bukan genre kesukaanku, tetapi tetap saja aku senang sekali saat mendengar dan melihat story itu.
Aku sungguh tak tahu apa yang aku harus lakukan selain berdoa, rasa ini terlalu dalam untuk tidak kupikirkan. Dia terlalu menarik untuk tidak kuperhatikan, tapi dia sama sekali tidak peduli padaku bukan ? Aku bukan pemeran utama dalam drama korea yang tiba-tiba akan menyatakan cinta karena perasaan yang menggebu-gebu, aku hanya manusia biasa yang terbiasa untuk menyimpan rasa sampai aku membuat diriku sendiri tersiksa. Teman lama ku bilang dia adalah seseorang yang rendah hati meskipun paras nya yang lumayan memikat wanita, ia bilang sosoknya begitu baik dibandingkan dari yang lain. Maka, teman lamaku bilang agar mencoba untuk berbincang-bincang dengannya. Berbincang-bincang dengannya merupakan hal yang sangat mustahil untuk saat ini, bahkan apabila mata ku bertemu dengannya aku tak bisa tersenyum atau bahkan menyapa. Karena kami belum pernah menjabat tangan satu sama lain. Aku tekankan lagi, hubungan aku dengan nya hanya sebatas melihat instastory satu sama lain. Aku sungguh tak tahu kemana arah perasaanku ini akan menuntunku, tapi yang pasti aku tidak akan menyerah dalam berdoa dan berusaha sekuat yang aku bisa.
Teman lama ku bilang ia mempunyai tips agar disukai oleh raqi, ia bilang cukup menjadi diri sendiri dan jangan terlalu berlebihan. Bukankah itu aku ? haha maaf terlalu pede tapi memang begitu adanya. Dilihat dari akun askfm nya yang sudah berdebu itu, ia terlihat seperti lelaki yang sangat hangat dan peduli pada kekasihnya. Untuk ukuran anak sma kelas 2 sih menurutku dia sudah cukup wise dalam menjawab pertanyaan dan tidak dilebih-lebihkan.
Ada satu hal yang terlintas di pikiran ku, seandainya sampai wisuda nanti aku belum mendapatkan kesempatan mengenalnya lebih baik lagi, aku akan menyatakan perasaan ku ini. Bukan menyatakan perasaan yang cringey itu, tetapi banar-benar hanya memberi tahu bahwa aku sempat memikirkannya dan kagum padanya. Tapi semoga saja hal ini tidak terjadi karena aku mendapat kesempatan bertukar cerita dengannya di masa depan nanti.
Aku sungguh tak tahu apa yang aku harus lakukan selain berdoa, rasa ini terlalu dalam untuk tidak kupikirkan. Dia terlalu menarik untuk tidak kuperhatikan, tapi dia sama sekali tidak peduli padaku bukan ? Aku bukan pemeran utama dalam drama korea yang tiba-tiba akan menyatakan cinta karena perasaan yang menggebu-gebu, aku hanya manusia biasa yang terbiasa untuk menyimpan rasa sampai aku membuat diriku sendiri tersiksa. Teman lama ku bilang dia adalah seseorang yang rendah hati meskipun paras nya yang lumayan memikat wanita, ia bilang sosoknya begitu baik dibandingkan dari yang lain. Maka, teman lamaku bilang agar mencoba untuk berbincang-bincang dengannya. Berbincang-bincang dengannya merupakan hal yang sangat mustahil untuk saat ini, bahkan apabila mata ku bertemu dengannya aku tak bisa tersenyum atau bahkan menyapa. Karena kami belum pernah menjabat tangan satu sama lain. Aku tekankan lagi, hubungan aku dengan nya hanya sebatas melihat instastory satu sama lain. Aku sungguh tak tahu kemana arah perasaanku ini akan menuntunku, tapi yang pasti aku tidak akan menyerah dalam berdoa dan berusaha sekuat yang aku bisa.
Teman lama ku bilang ia mempunyai tips agar disukai oleh raqi, ia bilang cukup menjadi diri sendiri dan jangan terlalu berlebihan. Bukankah itu aku ? haha maaf terlalu pede tapi memang begitu adanya. Dilihat dari akun askfm nya yang sudah berdebu itu, ia terlihat seperti lelaki yang sangat hangat dan peduli pada kekasihnya. Untuk ukuran anak sma kelas 2 sih menurutku dia sudah cukup wise dalam menjawab pertanyaan dan tidak dilebih-lebihkan.
Ada satu hal yang terlintas di pikiran ku, seandainya sampai wisuda nanti aku belum mendapatkan kesempatan mengenalnya lebih baik lagi, aku akan menyatakan perasaan ku ini. Bukan menyatakan perasaan yang cringey itu, tetapi banar-benar hanya memberi tahu bahwa aku sempat memikirkannya dan kagum padanya. Tapi semoga saja hal ini tidak terjadi karena aku mendapat kesempatan bertukar cerita dengannya di masa depan nanti.
Hai qi, i'm sorry if I creeped you out
But really, I fancy you a lot !
I can't get you off of my brain
See you in august! I hope there is a chance we will talk to each other..
Komentar
Posting Komentar