Postingan

Message From The Future

 Halo,  Ga kerasa ya udah 11 tahun blog ini, tempat aku curhat dari jaman SMP sampai berhenti di tahun kemarin karena seorang lelaki. Haha konyol ya? percaya atau tidak itu menjadi kejadian traumatis dalam hidup aku, sampai sekarang masih takut ditinggal tiba-tiba tanpa penjelasan, dibohongi dan dipermainkan. Wishing something bad for someone is not my cup of tea, but I know you'll looping in that game of yours till forever. Oh ya, aku masih nulis kok cuma pindah platform aja. Hanya ingin meninggalkan semua sejarah disini, cukup sampai umurku 22 saja nulis disini. Memasuki dunia dewasa sangat sulit, dibutuhkan kegigihan dan kekuatan yang luar biasa, jadi aku akan menjauhkan blog ini dari cerita menjadi dewasa.  Blog ini adalah saksi hidup seorang anak pemalu yang tidak pintar matematika, yang dulu sangat menyukai justin bieber, blog ini menjadi saksi anak pemalu ini menyukai begitu banyak rentetan kecengan nya yang tidak pernah sama sekali meliriknya.  Aku bangga, mu...

here we go again

ternyata kedekatan yang bertubi-tubi itu hanya mampu bertahan kurang dari tiga bulan, ketakutan yang selama ini membayangi akhirnya terbukti terjadi. Mengapa semua ini bisa diprediksi? karena memang sikap nya tidak pernah 100% mendukung sebuah aksi yang bernama komitmen.  Aku selalu dengan kuat meyakinkan diriku untuk bisa kuat bagaimanapun hasil nya nanti, tapi nyatanya apa? gaakan pernah cukup, it's never enough . Aku selalu serakah, ingin sama dia terus dan terus. Tapi kenyataan nya memang rumit, he is hard to be loved.  Apa yang harus kulakukan sekarang? mengorbankan diriku dan tetap ada disini? atau pergi dan tak pernah kembali?  Dari rentetan banyaknya orang yang aku kagumi dan sempat menjalin kedekatan, dia yang paling membuatku nyaman. Dia yang bisa membuatku berfikir "oh ternyata ini rasanya menemukan seseorang yang begitu ingin kita tetap ada di dekapannya, membicarakan seisi dunia sampai lelah dan begitu seterusnya". Aku ga pernah kepikiran bakal ketemu sama ka...
 tiap aku menulis disini, itu selalu tentang kebahagiaan atau kesedihan. kali ini kesedihan. entah sudah berapa ratus kali pertanyaan di otak ku berputar-putar. mengapa harus sesusah ini? mengapa harus serumit ini? mengapa harus seberat ini? mengapa harus sesakit ini? aku sadar apa yang aku jalani ini salah, aku tahu harus secepat mungkin menyelesaikan nya, tapi susah sekali, sulit sekali untuk melepaskan orang yang aku sayang, yang ada dari tahun lalu menemani hari-hari ku. apa yang aku harus lakukan jika tidak ada dia?   tapi dia memang egois, ingin mempertahankan sesuatu yang tidak ia bisa genggam seutuhnya, hari ini dia hangat, besok dia dingin. sangat menguras energi. aku cape sekali, hanya ingin enyah dari dunia ini i miss you, i miss us, i miss our late night conversation, i miss your warmth, i miss your cheeky smile, i miss your lips, i miss you a lot. better day will come for us isn't?

Hello 2021

Telat ya? sudah 3 bulan lamanya kita memasuki tahun 2021 ini, akhirnya tahun 2020 yang lumayan menguras energi itu berakhir. Aku masih bekerja di tempat yang sama semenjak Oktober 2020. Alhamdulillah Alhamdulillah. Baru saja kemarin aku wisuda, offline untung nya tapi semarak yang biasa riuh tidak ada. Banyak waktu yang aku habiskan untuk berfikir apa yang akan terjadi di hidupku kedepan, banyak hal yang sangat sementara yang terjadi sekarang, maka dari itu aku harus lebih berusaha untuk menemukan pijakan yang tetap dan rumah yang mau disinggahi dalam waktu lama. Banyak lamaran pekerjaan yang aku apply, dimulai dari perusahaan negara, perusahaan unicorn, sampai perusahaan yang berbasis di bandung. Semua nya dirasa sulit untuk lolos sampai tahap interview.  Kini aku rasakan apa yang selama ini ia rasa, ia yang kini selalu berada disampingku. Kami sedang sama-sama mengusahakan hidup kami masing-masing, berjuang untuk masa depan meskipun kita tau mungkin di masa depan kita takkan bers...

then I met you

Hampir 2 bulan kita ngga bertegur sapa, aku udah sampai ngerasain sesak di dada karena ga dapet satu patah kata pun dari kamu. Aku selalu percaya kalau kamu pun rasain yang sama kaya aku, ngga gampang buat sendiri lagi tanpa ada satu sama lain. Akhirnya hari kamis kemarin kamu menyapa aku lagi. Kita berbicara dari hati ke hati, meluapkan segala emosi dan perasaan yang ada dan tersimpan. Akhirnya aku tau alasan kamu, setidaknya itu yang aku cari selama ini. Aku tau kamu sayang sama aku, dan sebaliknya. Tapi itu belum cukup untuk mendeklarasikan aku dan kamu menjadi kita. Kamu seneng aku ada di samping kamu dan sebaliknya aku pun seneng ada kamu di sisi aku. Aku bisa curhat ke kamu, tentang hari aku yang bahagia dan sedih. Kita bisa ngobrol banyak hal walaupun kadang belum ada ujungnya, kita tumbuh bareng menjadi insan yang lebih bijaksana dan dewasa dari hari sebelumnya. Itu yang aku cari, tumbuh bersama. Bukan sekadar materi, ataupun kepuasan fisik belaka. " nobody knows what the ...

same shit everyday

i thought i can through this easily, but damn it took a toll on me. I'm struggling every single day, I thought I was strong enough. I tried to reach out some guys, talking to them. But it's not you, it's different. I missed you a lot. Dude how have you been? What's into you been posting many instastory? Are you trying to get someone's attention? I missed you every now and then, such a shame I didn't get to know you more, laughing with you together, eating a lot of foods, drenched in rain together after a motorbike ride around city. Hugging you tightly because you and me need to go back home, kissed you with such love. I missed you a lot. 2021 will be better for you and me right? Either we get back together or not.

i'm on a pit, and i'm still falling

 ini, ini adalah definisi ghosting yang sesungguhnya. Aku ga pernah kepikiran bakal dapet ini dari kamu, aku yang dari dulu sudah mengantisipasi semua hal buruk yang mungkin terjadi tetap saja jatuh. i'm on a pit and i'm still falling. benar-benar tidak ada satu kata pun keluar dari bibir kamu, kenapa semua ini bisa terjadi. sudah satu setengah bulan kamu mengabaikan aku, tanpa ada penjelasan mengapa. your stone head, sticking with so called logical reason of yours. 'jangan pernah berharap, aku gapernah ngejanjiin apapun' fuck that dude. we talk every single day, we flirts. what do you expect?  i really couldn't go on, i'm lost.