Raqi
Sudah 4 bulan lamanya aku mengenal seorang anak lelaki mahasiswa komunikasi semester 6 ini, sudah berhari-hari ia memenuhi hari-hari ku yang biasanya berwarna abu-abu dan sekarang sudah berubah menjadi berwarna karena nya.
Sekarang sudah ada seseorang yang bisa kuajak menonton film kesukaanku, walaupun dia tak suka. Ada seseorang yang bisa kuajak berolahraga untuk sekadar menjaga kesehatan, walau dia sangat benci untuk berkeringat.
Ada seseorang yang bisa aku marahi ketika dia terlalu banyak merokok, begadang, dan tak tahu waktu untuk pulang. Aku tahu dia anak band, tapi bukankah berbahaya pulang jam 12 malam?
Ada seseorang yang bisa aku ajak berjalan bersama menuju parkiran sepulang aku bertugas di wisuda dan ospek universitas. Aku petugas pelaksana acara dan dia anggota paduan suara universitas.
Ku pandang wajah nya yang bersinar dari ke jauhan diantara para wisudawan dan wisudawati yang tengah berbahagia. Kupandang wajah indahnya saat ia sedang menyanyikan hymne universitas dan menyanyikan lagu-lagu sedih pengiring wisuda.
Dia yang aku kira tidak pernah akan ada di muka bumi ini, ternyata keberadaan nya sangat dekat denganku selama ini. Siapa sangka lelaki cungkring tinggi dan berkulit putih ini menarik perhatian ku?
***
Sabtu, 13 April 2019
08.30 AM
R: hari ini jadi ?
A: lah emang mau kemana ?
R: kebiasaan lupa terus
R: seriusan kamu lupa?
A: astagfirullah iya bener mau ke ci***k ya? Maaf aku kira hari masih hari jumat ternyata udah sabtu heuuu
A: mau jamber
R: mahasiswa semester akhir banyak libur gini nih jadi lupa hari
A: iya maaf mas raqi
R: aku jemput jam 1 ya
A: eh gausah ketemuan disana aja, jauh kali dari rumah kamu ke sini
R: yaudah gajadi
A: lahhhh? Ngambek
R: aku jemput jam 1
A: iya
R: mandi cepetan, baunya sampe kesini tauuu
A: zzzzzzzzzzzz *rolled eyes emoji*
A: lah emang mau kemana ?
R: kebiasaan lupa terus
R: seriusan kamu lupa?
A: astagfirullah iya bener mau ke ci***k ya? Maaf aku kira hari masih hari jumat ternyata udah sabtu heuuu
A: mau jamber
R: mahasiswa semester akhir banyak libur gini nih jadi lupa hari
A: iya maaf mas raqi
R: aku jemput jam 1 ya
A: eh gausah ketemuan disana aja, jauh kali dari rumah kamu ke sini
R: yaudah gajadi
A: lahhhh? Ngambek
R: aku jemput jam 1
A: iya
R: mandi cepetan, baunya sampe kesini tauuu
A: zzzzzzzzzzzz *rolled eyes emoji*
****
Lelaki dengan rambut ikal ini sekarang sedang berjalan disampingku, sedang bingung dengan pilihan nya untuk makan dimana. Rambut ikalnya hanya bagian depan nya, yang kata nya itu adalah poninya. Memakai sweater khas nya dan celana berwarna khaki, dengan sepatu garis-garis tali yang suka dipakai kaum lelaki.
Kami sekarang sudah ada di salah satu restoran Thailand berwarna hijau itu.
R: aku upload foto sama kamu ya?
A: hah yang mana?
R: lupa teroooos
A: ohhh yang difotoin temen kamu pas abis wisuda?
R: iyaaa yang itu, yang mana lagi coba? Kan kamu gamau diajak fotobox
A: hahaha iya sok cepetan upload. Eh tapi kan nanti fans kamu pada pergi gimana?
R: tuh tuh kan mulai, fans apaan mbaaa
A: hah yang mana?
R: lupa teroooos
A: ohhh yang difotoin temen kamu pas abis wisuda?
R: iyaaa yang itu, yang mana lagi coba? Kan kamu gamau diajak fotobox
A: hahaha iya sok cepetan upload. Eh tapi kan nanti fans kamu pada pergi gimana?
R: tuh tuh kan mulai, fans apaan mbaaa
r*********i tagged you in a post
A: ih bisa aja captionya
R: iya dong
R: iya dong
"Demi menjalin silaturahmi antara p****a dan pr*******r"
A: tuh para fans langsung pada ngekomennn
R: ah para fans ganggu aja, kamu simpen hp nya kita makan ayo
A: apaan orang aku udah mulai makan dari tadi yeee :p
R: ah para fans ganggu aja, kamu simpen hp nya kita makan ayo
A: apaan orang aku udah mulai makan dari tadi yeee :p
__________________________________________
This is one of an escape from grueling reality, as I said in the previous post the person does exist in real life. He is a new member in my uni's choir group, and as you knew i'm an officer for my uni's big event such as Graduation Ceremony and welcoming new student ceremony. As an officer we always do our job side by side with the choir group.
My relationship with Raqi in real life is just a total stranger, but he caught my eye. I don't know why, either it's just a short period crushing because I have no one to be crushed on or I really fell into him.Our relationship is limited, not other than just seeing each other's instastory.
This one sided love is going nowhere. It's gonna drag me straight to hell.
Senja retak di dadaku. Meleburkan harap yang tersimpan, menghabiskan kagum yang tak sanggup diungkapkan
Komentar
Posting Komentar