where do I belong..

Hari itu, dimana hampir seluruh anak bangsa era 1997,1998,1999 menangis terharu, ataupun menangis kecewa. Penentuan masa depan nya yang ditentukan hari itu, berbagai rencana yang sudah membumbung tinggi harus runtuh karena hasil yang mengecewakan.
Gue salah satu yang menangis kecewa. Hati gue patah sepatah patahnya, otak gue cuma bilang 'what am I going to do'. Gue lalu berfikir, ternyata apa yang gue perjuangkan belum maksimal, gue belum push the limit. Apadaya, nasi sudah menjadi bubur. Meskipun gue udah nangis kejer sambil nonton finding dory pun ga bisa sembuh sakit hati ini. Gue gak menjadi seorang anak unpad yang selalu gue impi2kan, janji gue sama yang di Atas gabisa gue tepatin di unpad, tapi mungkin di uni yang lain.
Teman gue yang super smart pun ga masuk, lalu gue nyadar kalo gue ada di posisi dia gue lebih patah hati dan lemah tak berdaya #blah
Gue harus mengejar mimpi gue yang lain. ha.rus. Gue yakin bakal menjadi seorang flight attendant nya maskapai bumn kebanggaan Indonesia, gue yakin. I will become one no matter what happen.
Gue janji sama diri gue sendiri meskipun gue harus berdarah-darah berjuang, gue bakal jadi flight attendant nya maskapai burung yang di tungganggi sama Wisnu itu.
Gue janji sama diri gue sendiri meskipun bahu kiri gue harus sakit terus menerus, meskipun jari-jari tangan kiri gue bakal sakit terus, I promise will never give up on violin.
Gue gabakal menyerah sebelum gue kaya Hillary Hahn, atau kaya Clara Jumi Kang. Seenggaknya gue harus bisa mainin Carmen Fantasy nya Sarasate atau Caprice 24 nya Paganini.

Ini baru langkah pertama menuju gerbang yang selalu gue impi-impikan. Good luck fellas!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hello 2021

Message From The Future

same shit everyday